3 Tips Membuat SOP Bagi Perusahaan Startup


Keberadaan SOP bagi perusahaan menjadi sangat penting untuk menunjang setiap kinerja karyawannya. Namun di beberapa perusahaan SOP adalah sebagai paperwork saja, terutama bagi milenial yang sudah tidak mau untuk membaca dokumen tebal tersebut. Oleh karena itu, perusahaan yang lahir di jaman digital ini perlu untuk merombak pola pikirnya mengenai SOP. Berikut tips membuat SOP dapat berjalan di perusahaan startup. 

Tips Untuk Membantu Perusahaan Menjadi Lebih Berkembang

1. Fokus Dengan Manfaat yang Ada Pada SOP
Ketika menyebutkan tentang SOP, maka sebagian orang akan membayangkan dokumen tebal yang berujung menjadi pajangan saja. Atau bahkan umumnya akan menjadi kewajiban selama menjalani maa training saja, kemudian dilupakan atau bahkan cenderung untuk dihindari. Hal ini jika hal ini terjadi, lantaran dokumen SOP biasanya berbentuk beberapa dokumen yang sangat tebal, sehingga umumnya orang akan menghindarainya.

Hal yang perlu diingat bahwa, fungsi utama keberadan SOP adalah untuk membantu anda dan para karyawan, sehingga setiap divisi dapat bekerja lebih maksimal dan perusahaan dapat terus berkembang.  Jikalau bisa, anda dapat menggunakan media sebagai bentuk dokumentasi untuk memastikan bahwa seluruh karyawan telah bekerja sesuai dengan peraturan yang dibuat. 

2. SOP Perlu Untuk Tumbuh dan Skalabilitas
Anda perlu memperhatikan bahwa perusahaan yang sedang dibangun perlu menggunakan SOP. Jika ingin memilki karyawan lebih dari empat ratus, maka sebaiknya segera untuk membuat SOP. Anda bisa membayangkan SOP sebagai bentuk modul yang berfungsi untuk mereplikasi pekerjaan dengan lebih cepat. Untuk lebih efektif dalam pembuatan replikanya, anda bisa memanfaatkan  format atau media tertentu. 

Kemajuan teknologi, membuat perusahaan terus berkembang menjadi lebih baik. Bahkan dalam menuliskan SOP saja, perusahaan tidak perlu menuliskan dokumen secara tertulis dengan standar tertentu. SOP dapat dibuat dalam bentuk apapun, asalkan setiap karyawan dapat mengerti dan menjalankannya secara konsisten. Jika pekerjaan yang  dilakukan para keryawan semakin meningkat, otomatis SOP yang dibuat dapat berfungsi dengan baik. 

3, SOP Memang Ada, Namun Tidak Dilakukan
Banyak perusahaan yang mengeluhkan bahwa SOP yang dibuat tidak dijalankan. Bahkan pada perusahaan besar, keberadaan SOP adalah sebuah hal yang sangat ditakuti. Hal ini dapat terjadi lantaran perusahaan terlalu gemar untuk membuat SOP sebagai dokumen syarat sertifikasi. Namun ujung ujungnya, sertifikasi tersebut akan berakhir sejajar dengan buku di perpustakaan saja, namun tidak diterapkan. 

Apabila perusahaan yang sedang anda rintis merupakan perusahaan startup digital, ada baiknya anda membuat Sop yang dapat berjalan seperti merupakan bagian dari workflow, dimana hal ini semakin dipermudah dengan kehadiran perangkat smartphone.  Jika cara ini dirasa belum bisa dilakukan, pastikan bahwa SOP hadir dalam bentuk yang mudah untuk dipahami dan dilakukan oleh para karyawan.

Jangan lupa untuk melakukan evaluasi tentang segala pencapaian yang diraih oleh perusahaan. Untuk membuatnya, anda bisa membentuknya seperti dashboard maupun Key Performance Indocator  (KPI) yang dapat dijadikan sebagai ukuran keberhasilan dalam sebuah proses yang dilakukan. Agar mudah dipahami, anda bisa membayangkan ilustrasi SOP yang diumpamakan menhjadi sebuah hal lain. 

Misalnya, anda memberikan contoh SOP adalah sebuah mobil yang dapat berjalan baik.  sebagai sopir kendaraan tersebut, anda tidak perlu memperhatikan keseluruhan setiap proses yang berjalan. Namun jika terdapat indikator seperti mesin panas taua bahanbakar kendaraan sudah mulai habis, anda harus turun tangan untuk memeriksa kendaraan. Hal ini juga berlaku bagi perusahaan, dimana perusahaan tentu membutuhkan SOP pada setiap prosesnya.

Perusahaan membutuhkan setidaknya satu atau dua KPI sederhana yang digunakan pada setiap proses SOP yang ada. Fungsi dari adanya KPI adalah untuk memantau berjalannya SOP,terutama jika terjadi hal yang dirasa tidak berjalan dengan baik. anda jug a bisa saling memberikan saran atau kritikan kepada para karyawanterhadap SOP yang ada, hingga suatu saat SOP dapat dilakukan bukan kareana peraturan, namun karena terbiasa. 

Penerapan SOP di beberapa perusahaan tidak berjalan baik lantaran terdapat faktor tertetntu yang ada pada perusahaan. Padahal keberadaan SOP terasa begitu penting untuk menunjang perkembangan perusahaan. SOP bisa menjadi menakutkan bagi sebagian karyawan, , bahkan cenderung untuk dihindari. Oleh karean itu, perusahaan bisa menerapkan apa itu SOP sebagai kebiasaan, bukan sebagai peraturan semata.

Posting Komentar

0 Komentar